Selasa, 21 Desember 2010

YANG TERSISA HANYA MEKAR DOA

Oleh Moh. Ghufron Cholid

Onak-onak sunyi tak lagi menari
Dalam taman hati
Sebab sore ini
Kau tanggalkan baju birahi masa muda
Lalu mewisuda perempuan dunia menjadi bidadari surga

Yang tersisa hanya mekar doa
Melukis hari-harimu yang penuh ridla

Kamar Hati, 21/12/2010

Minggu, 19 Desember 2010

TIKET MASUK SURGA

Oleh Moh. Ghufron Cholid

Jalan-jalan ke Madura
Jangan lupa beli kelapa
Kalau ingin masuk surga
Jangan lupa belajar agama

Kamar Hati, 2010

Kamis, 16 Desember 2010

BIARKAN KAMI MENJADI SAKSI MATA

: Pemeluk Keadilan

Oleh Moh. Ghufron Cholid

Maling semangka
Maling gagah perkasa
Bertaruh nyawa sekedar kenyang saja

Maling beraneka rupa
Sulit terbaca
Koruptor yang tak habis meminum airmata
Di depan hukum masih bisa berbagi senyum bunga

Kini siapa yang lebih perkasa
Dan lebih memeluk keadilan di depan mata
Biarkan waktu bercerita
Dan kami menjadi saksi mata

Kamar Hati, 2010

SEPOTONG PIZZA UNTUK DPR

Oleh Moh. Ghufron Cholid

Berikan kami sepotong pizza
Sekedar merasakan surga
Kemewahan yang tak pernah kami dapatkan
Walau dalam impian
Lantaran detik-detik kami hanyalah ketakutan
Berhiaskan harapan yang tak mengandung jawaban

Kamar Hati, 2010

TENTANG KITA

: Presiden RI
Oleh Moh. Ghufron Cholid

Setelah kami berikan suara
Kita tetap rumput yang sama
Hanya saja kau tinggal di istana

Kita rumput yang sama
Besar bersama peluh dan airmata
Tegak mengibarkan bendera
Hadiah bunga-bunga bangsa
Gugur tinggalkan merdeka
Untuk kita

Setelah kami berikan suara
Kita tetap rumput yang sama
Hanya saja kau tinggal di istana
Dan tahu pesona tanah tetangga

Tiba waktu kita
Menebar pesona
Hijau daun bahasa
Indonesia
Di mata dunia

Setelah kami berikan suara
Kita tetap rumput yang sama
Sejenak kita melanjutkan cita
Biar pertiwi tak lagi berlinang airmata

Kamar Hati, 2010

KERANDA

Oleh Moh. Ghufron Cholid

Dalam keranda
Kau ikhlas menjadi tanda
Hidup persinggahn sementara

Kamar Hati, 2002-2010

PAHLAWAN

Oleh Moh. Ghufron Cholid

Tak pernah kau daftarkan
Nusantara mengabadikan
Gairah perjuangan
Namun
Daun-daun kenangan
Tak henti mengisahkan
Kaulah tanda keridlaan
Hingga kami memeluk kemerdekaan

Kamar Hati, 2010