Oleh Moh. Ghufron Cholid
Onak-onak sunyi tak lagi menari
Dalam taman hati
Sebab sore ini
Kau tanggalkan baju birahi masa muda
Lalu mewisuda perempuan dunia menjadi bidadari surga
Yang tersisa hanya mekar doa
Melukis hari-harimu yang penuh ridla
Kamar Hati, 21/12/2010
Hanyalah sekumpulan anak-anak garuda yang berusaha mendamaikan dunia lewat kata, resmi berdiri 15 Desember 2010 atas usulan Rifqi Ali Mustofa (Kwanyar, Bangkalan) dengan pembina Moh. Ghufron Cholid CP 087852121488 dengan anggota seluruh pecinta Bahasa dan Sastra Indonesia.
Selasa, 21 Desember 2010
Minggu, 19 Desember 2010
TIKET MASUK SURGA
Oleh Moh. Ghufron Cholid
Jalan-jalan ke Madura
Jangan lupa beli kelapa
Kalau ingin masuk surga
Jangan lupa belajar agama
Kamar Hati, 2010
Jalan-jalan ke Madura
Jangan lupa beli kelapa
Kalau ingin masuk surga
Jangan lupa belajar agama
Kamar Hati, 2010
Kamis, 16 Desember 2010
BIARKAN KAMI MENJADI SAKSI MATA
: Pemeluk Keadilan
Oleh Moh. Ghufron Cholid
Maling semangka
Maling gagah perkasa
Bertaruh nyawa sekedar kenyang saja
Maling beraneka rupa
Sulit terbaca
Koruptor yang tak habis meminum airmata
Di depan hukum masih bisa berbagi senyum bunga
Kini siapa yang lebih perkasa
Dan lebih memeluk keadilan di depan mata
Biarkan waktu bercerita
Dan kami menjadi saksi mata
Kamar Hati, 2010
Oleh Moh. Ghufron Cholid
Maling semangka
Maling gagah perkasa
Bertaruh nyawa sekedar kenyang saja
Maling beraneka rupa
Sulit terbaca
Koruptor yang tak habis meminum airmata
Di depan hukum masih bisa berbagi senyum bunga
Kini siapa yang lebih perkasa
Dan lebih memeluk keadilan di depan mata
Biarkan waktu bercerita
Dan kami menjadi saksi mata
Kamar Hati, 2010
SEPOTONG PIZZA UNTUK DPR
Oleh Moh. Ghufron Cholid
Berikan kami sepotong pizza
Sekedar merasakan surga
Kemewahan yang tak pernah kami dapatkan
Walau dalam impian
Lantaran detik-detik kami hanyalah ketakutan
Berhiaskan harapan yang tak mengandung jawaban
Kamar Hati, 2010
Berikan kami sepotong pizza
Sekedar merasakan surga
Kemewahan yang tak pernah kami dapatkan
Walau dalam impian
Lantaran detik-detik kami hanyalah ketakutan
Berhiaskan harapan yang tak mengandung jawaban
Kamar Hati, 2010
TENTANG KITA
: Presiden RI
Oleh Moh. Ghufron Cholid
Setelah kami berikan suara
Kita tetap rumput yang sama
Hanya saja kau tinggal di istana
Kita rumput yang sama
Besar bersama peluh dan airmata
Tegak mengibarkan bendera
Hadiah bunga-bunga bangsa
Gugur tinggalkan merdeka
Untuk kita
Setelah kami berikan suara
Kita tetap rumput yang sama
Hanya saja kau tinggal di istana
Dan tahu pesona tanah tetangga
Tiba waktu kita
Menebar pesona
Hijau daun bahasa
Indonesia
Di mata dunia
Setelah kami berikan suara
Kita tetap rumput yang sama
Sejenak kita melanjutkan cita
Biar pertiwi tak lagi berlinang airmata
Kamar Hati, 2010
Oleh Moh. Ghufron Cholid
Setelah kami berikan suara
Kita tetap rumput yang sama
Hanya saja kau tinggal di istana
Kita rumput yang sama
Besar bersama peluh dan airmata
Tegak mengibarkan bendera
Hadiah bunga-bunga bangsa
Gugur tinggalkan merdeka
Untuk kita
Setelah kami berikan suara
Kita tetap rumput yang sama
Hanya saja kau tinggal di istana
Dan tahu pesona tanah tetangga
Tiba waktu kita
Menebar pesona
Hijau daun bahasa
Indonesia
Di mata dunia
Setelah kami berikan suara
Kita tetap rumput yang sama
Sejenak kita melanjutkan cita
Biar pertiwi tak lagi berlinang airmata
Kamar Hati, 2010
KERANDA
Oleh Moh. Ghufron Cholid
Dalam keranda
Kau ikhlas menjadi tanda
Hidup persinggahn sementara
Kamar Hati, 2002-2010
Dalam keranda
Kau ikhlas menjadi tanda
Hidup persinggahn sementara
Kamar Hati, 2002-2010
PAHLAWAN
Oleh Moh. Ghufron Cholid
Tak pernah kau daftarkan
Nusantara mengabadikan
Gairah perjuangan
Namun
Daun-daun kenangan
Tak henti mengisahkan
Kaulah tanda keridlaan
Hingga kami memeluk kemerdekaan
Kamar Hati, 2010
Tak pernah kau daftarkan
Nusantara mengabadikan
Gairah perjuangan
Namun
Daun-daun kenangan
Tak henti mengisahkan
Kaulah tanda keridlaan
Hingga kami memeluk kemerdekaan
Kamar Hati, 2010
Langganan:
Komentar (Atom)